SUARACYBER.COM, BONE –
Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah kios pengecer di Kabupaten Bone kembali menjadi perhatian masyarakat. Di tengah sulitnya mendapatkan Pertalite di beberapa SPBU, warga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga yang lebih tinggi.
Salah satu pemandangan yang ditemukan yakni adanya penjualan Pertalite menggunakan botol bekas minuman atau wadah sederhana di kios pengecer. Bahkan, terdapat penjual yang menawarkan Pertalite sekitar Rp15 ribu per botol, tergantung ukuran dan kondisi stok.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat memilih membeli BBM eceran karena dianggap lebih praktis, meski harganya jauh lebih mahal dibandingkan harga resmi di SPBU.
Sejumlah warga berharap pemerintah dan instansi terkait dapat melakukan pengawasan terhadap distribusi Pertalite, terutama ketika terjadi kelangkaan atau keterbatasan stok di tingkat SPBU.
Heran situasi saat ini, imbas antrian panjang di setiap SPBU akhirnya jadi pilihan alternatif terpaksa beli eceran di kios dengan harga Rp15 ribu, “ungkap warga Bone.Sabtu, (22/8/2026)
Masyarakat juga meminta agar distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan tepat sasaran sehingga tidak terjadi antrean panjang maupun kelangkaan yang kemudian dimanfaatkan oleh pengecer untuk menjual dengan harga tinggi.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti sumber Pertalite yang dijual oleh kios pengecer tersebut. Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan dapat memastikan ketersediaan dan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Bone berjalan sesuai ketentuan.












