SUARACYBER.COM, BOMBANA –
Ketika terjadi Cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Kabupaten Bombana membuat pihak Kesyahbandaran setempat mengambil langkah antisipasi dengan menunda sementara keberangkatan kapal penumpang maupun kapal barang.
Koordinator Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Rusli melalui Rivdal, selaku petugas Kesyahbandaran Bombana, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil demi keselamatan pelayaran dan penumpang.
Menurut Rivdal, kondisi cuaca yang ditandai dengan angin kencang, gelombang tinggi, serta hujan intensitas sedang hingga lebat berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran. Oleh karena itu, pihaknya memilih menunda keberangkatan kapal hingga situasi dinyatakan aman.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama, hingga cuaca kembali baik dan memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.Sabtu, (14/2/2026)
” Alhamdulillah mengenai muatan kendaraan roda empat tidak ada muatan lebih ketika cuaca ekstrem jadi muatan sesuai standar, ” ungkapnya
Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jasa pelayaran agar memahami kebijakan tersebut serta terus memantau informasi resmi dari pihak pelabuhan dan BMKG sebelum melakukan perjalanan laut.
Rivdal menambahkan, langkah penundaan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengantisipasi risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk.
Selain itu, pihak Kesyahbandaran Bombana terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi cuaca di perairan setempat.












