Sejak Tabung Gas Melon 3 Kg Langka, Harga Mulai Bervariasi di Kios

SUARACYBER.COM, BONE –

Kelangkaan tabung gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan tabung melon mulai dirasakan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini berdampak langsung pada harga jual di tingkat kios yang kini bervariasi dan cenderung mengalami kenaikan.

Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas 3 Kg di kios-kios pengecer. Jika sebelumnya harga gas melon relatif stabil, kini masyarakat harus membeli dengan harga berbeda-beda, tergantung ketersediaan stok di kios.

Ada kios yang masih menjual sesuai harga pasaran Rp23.000, namun tak sedikit pula yang mematok harga lebih tinggi dengan alasan pasokan terbatas.

“Sekarang susah didapat, kalaupun ada harganya sudah naik. Kami terpaksa beli karena kebutuhan memasak sehari-hari,” ujar Pampank warga lonrae. Rabu (21/1/2026)

Pemilik kios mengaku kelangkaan gas melon disebabkan pasokan dari agen yang tidak lancar. Mereka menyebutkan jumlah tabung yang diterima jauh berkurang dibandingkan biasanya, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi.

“Kami juga terbatas, tabung datang sedikit. Kalau stok kosong, mau tidak mau kami menunggu kiriman berikutnya,” ungkap Wawa pemilik kios.

Situasi ini membuat masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, terutama pemerintah daerah dan Pertamina, agar distribusi LPG 3 Kg kembali normal dan harga tidak terus melambung di tingkat pengecer.

Warga meminta pengawasan diperketat agar gas subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak, sehingga kelangkaan dapat segera teratasi dan harga kembali stabil.

Penulis: ARUREditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *