SUARACYBER.COM, KOLAKA –
KMP Mandala Nusantara bertolak dari pelabuhan Kolaka pada pakul 18.00 Wita Jumat (13/2/2026) menuju pelabuhan Bajoe, setelah melakukan perjalanan selama 6 jam kapal terus di hantam ombak dan angin kencang dari barat, pada pukul 00.50 Wita di Lintang 13 S50 S Bujur 121 00 7s E, berdasarkan info deviasi kapal.
Nahkoda memutuskan memutar kembali kapal menuju pełabuhan Kołaka disebabkan setelah 1 jam kemudi tidak mampu lagi meławan ombak sekitar 3 meter – 3,5 meter dan kecepatan angin 25-50 knot sehingga kapal terlempar mendekat Rosamerin dan beberapa
kendaraan terbalik di sebabkan oleh ombak kencang.
Peristiwa tersebut terjadi saat kapal yang mengangkut penumpang dan kendaraan itu sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan tujuan bajoe . Namun, kondisi ombak yang semakin tinggi dan angin kencang membuat nakhoda mengambil keputusan untuk kembali demi keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Salah seorang penumpang mengungkapkan bahwa sejak awal pelayaran cuaca sudah terlihat kurang bersahabat. “Sekitar beberapa jam setelah berangkat, ombak semakin tinggi. Kapal sempat bergoyang cukup kuat, sehingga kami merasa khawatir,” ujarnya. Sabtu, 14 Februari 2026

Keputusan memutar haluan diambil setelah koordinasi antara nakhoda dan pihak terkait guna menghindari risiko kecelakaan di tengah laut. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk antisipasi untuk menjaga keselamatan.
Setibanya kembali di Pelabuhan Kolaka sekitar jam 07.00 sabtu pagi, penumpang turun dengan selamat. Petugas pelabuhan juga memberikan imbauan agar masyarakat yang hendak menyeberang selalu memantau kondisi cuaca dan mengikuti arahan otoritas pelayaran.
Otoritas pelabuhan mengingatkan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama, terutama saat cuaca ekstrem yang kerap terjadi di musim tertentu. Penumpang juga diminta tetap tenang dan mematuhi aturan keselamatan selama berada di atas kapal.












